Imbas Emas Ilegal Bandara Soetta, ESDM Telusuri Sumber dari Hulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM akan menelusuri sumber emas ilegal dari hulu hingga hilir setelah terbongkarnya kasus penyelundupan di Bandara Soekarno-Hatta. Sekretaris Ditjen Penegakan Hukum ESDM, Sahid Junaidi, menyatakan investigasi akan melacak pemodal utama serta mengecek legalitas pertambangan dan fasilitas pengolahan. Pendekatan dimulai dari temuan di hilir untuk menemukan asal di hulu, dengan menerapkan Pasal 161 UU Minerba tentang sanksi bagi pengelolaan mineral tanpa izin.
Langkah ini menyusul serangkaian penangkapan oleh Bea Cukai. Terbaru, pada 13 Agustus 2026, Bea Cukai menggagalkan ekspor ilegal 22.317 kg emas batangan tanpa dokumen senilai Rp 60 miliar di Terminal 3. Sebelumnya, 10-11 Agustus 2026, Bea Cukai bersama Avsec menyita 23.793 kg emas bernilai Rp 63 miliar. Total emas yang diamankan dalam tiga kasus mencapai 46.110 kg dengan nilai Rp 123 miliar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 16.55
Bukan Lagi Lempengan, Emas Ilegal Kini Diselundupkan dalam Bentuk Bubuk
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 15.46
Nyaris Lolos ke Hong Kong! Bea Cukai Tangkap 2 WNA Pembawa 30 Keping Emas Ilegal Rp 60 Miliar
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 20.47
ESDM bakal telusuri sumber penyelundupan ekspor emas dari hulu
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.20
ESDM Buru Asal-usul 22 Kilogram Emas yang Diselundupkan WN China
Berita terkait
Bea Cukai Amankan WNA China Selundupkan Emas di Kemaluan dan Dubur
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.53
Bea Cukai Gagalkan Ekspor Emas Ilegal 24 Kg, 7 WN China Ditangkap
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.04
Kopilot Malaysia Kerja Sampingan Jadi Kurir Bawa 26 Kg Ekstasi ke RI
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 07.50
Bea Cukai Bakal Perketat Barang Bawaan Pilot dan Pramugari Cs
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 19.00