Jurus Baru Purbaya Turunkan Bunga Kredit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8630196/original/049757800_1782628026-WhatsApp_Image_2026-06-28_at_12.58.06.jpeg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan tambahan likuiditas sebesar Rp 200 triliun untuk tahun depan, dengan penambahan dana Rp 40 triliun dan Rp 30 triliun pada pekan depan. Untuk menekan biaya pendanaan perbankan, pemerintah menyuruh seluruh Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan meminta bunga ke perbankan setara 80% dari BI Rate. Kebijakan ini bertujuan menurunkan cost of fund perbankan sehingga suku bunga kredit bisa lebih rendah dan ruang penyaluran kredit yang lebih luas. Purbaya menargetkan kebijakan ini efektif mulai 6 Agustus 2026, tergantung posisi simpanan masing-masing lembaga keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.35
Purbaya Tambah Likuiditas Bank BUMN Rp70 T Mulai Pekan Ini
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 17.05
Purbaya Taruh Lagi Rp 70 Triliun di Bank
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.37
Bank BUMN Gendong Pertumbuhan Kredit Juni 2026
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.01
Suntik Dana Rp 400 T ke Perbankan, Purbaya: Kalau Kurang, Saya Tambah!
Berita terkait
BI Telah Guyur Likuditas Rp461,2 Triliun ke Bank
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.29
OJK: Bank perlu hitung risiko kredit saat cepat naikkan suku bunga
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 17.47
OJK awasi bank yang punya "buffer" likuiditas relatif terbatas
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 16.33
Debitur Enggan Tarik Pinjaman, Kredit Nganggur Makin Tinggi
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 15.15