OJK Buka Pintu Manajer Investasi Didirikan Dana Pensiun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9357993/original/023909200_1790318349-email-attachment_2026_09_25_immanuel-christian_ojk-jelaskan-iuran-dana-pensiun-asn-dan-peran-apbn_IMG_7352.jpeg)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang bagi Manajer Investasi (MI) untuk mendirikan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Langkah ini bertujuan menjadi mesin pendorong pertumbuhan baru bagi industri dana pensiun di luar program wajib dan Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK). Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyatakan bahwa proses perizinan akan diterapkan secara ketat, dengan syarat utama yaitu kepengurusan DPLK harus terpisah secara independen dari struktur perusahaan pendiri. Sebelumnya, pendirian DPLK hanya terbatas pada bank umum dan perusahaan asuransi jiwa. Dengan aturan baru ini, OJK berharap partisipasi Manajer Investasi dapat memperluas pilihan bagi masyarakat dan memacu peningkatan jumlah peserta dana pensiun. OJK juga menegaskan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap setiap permohalan sebelum memberikan izin operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 14.52
OJK siapkan aturan dana pensiun boleh investasi ke luar negeri
kumparan · 25 September 2026 pukul 14.42
OJK Buka Pintu Dana Pensiun Investasi ke Luar Negeri, tapi Batasi Porsi Maksimal
kumparan · 26 September 2026 pukul 03.00
OJK Sebut RI Masuk Aging Population, Dorong Perencanaan Pensiun Sejak Dini
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 21.57
OJK sebut inklusi dana pensiun baru capai 5,10 persen
Berita terkait
Dana Pensiun Rp 1.669 Triliun, Ketua OJK Soroti Minimnya Peserta
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 18.30
OJK minta dana pensiun jangkau lebih banyak pekerja informal 2026
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 17.52
OJK: Aset Industri Asuransi Tembus Rp 1.184,72 Triliun
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 20.25
DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar
CNBC Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 21.40