OJK Pastikan POJK Demutualisasi BEI Terbit September 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan POJK demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan diterbitkan pada September 2026. Proses finalisasi sudah selesai, termasuk harmonisasi dengan Kementerian Hukum dan pengambilan keputusan di Rapat Dewan Komisioner (RDK). Pada 4 September 2026, OJK akan melakukan pembahasan final RPOJK, diikuti penomoran dan penetapan efektifnya.
Setelah POJK berlaku, BEI harus menyesuaikan anggaran dasar dan peraturan bursa. Proses demutualisasi memungkinkan pihak luar anggota bursa menjadi pemegang saham. RUPSLB BEI terpaksa ditunda hingga POJK selesai. BPI Danantara akan berinvestasi melalui Danantara Investment Management (DIM).
Demutualisasi BEI merupakan mandat UU P2SK dengan tiga pihak yang mungkin menjadi pemegang saham: Kemenkeu, BI, dan BPI Danantara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 14.32
OJK Beri Batas 5 Persen untuk Kepemilikan Bursa Usai Demutualisasi
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.24
RUPSLB BEI Ditunda, OJK: Hari Jumat Baru Kita Bahas
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.30
BEI Tunda Rapat Perubahan Kepemilikan Saham hingga Aturan OJK Terbit
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.55
Demutualisasi BEI Tersendat! OJK Akui Belum Putuskan Jatah Saham Investor
Berita terkait
OJK Tetapkan Ketentuan Porsi Pemegang Saham BEI Maksimal 5%
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.30
Purbaya, Bos OJK dan BEI Sampaikan Harapan Buat Destry Cs, Ini Isinya!
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.31
RUPSLB BEI Ditunda, Bos OJK Buka Suara
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.26
BEI Tunda RUPSLB, Demutualisasi Bursa Masih Tunggu Restu OJK
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 20.28