Produsen Buru-buru Tarik Stok, Bapanas Lanjut Usut Beras Fortifikasi Bermasalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menemukan adanya ketidaksesuaian kandungan gizi pada 80% dari 15 sampel beras fortifikasi dan beras dengan klaim gizi yang diuji di Jakarta. Dari 15 merek tersebut, sejumlah produsen diketahui telah menghentikan produksi atau menarik stok dari pasaran. Salah satu merek beras fortifikasi yang diuji dijual dengan harga Rp42.000 per kilogram, meskipun klaim gizi yang tercantum tidak sesuai dengan hasil uji laboratorium. Bapanas menegaskan bahwa 15 merek fortifikasi yang diperiksa tidak memenuhi syarat, dan janji untuk mencabut izin produsen yang melanggar. Produk beras fortifikasi wajib memiliki izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang dikeluarkan oleh gubernur melalui DPMPTSP setelah diverifikasi oleh OKKPD.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 19.53
Bapanas tegaskan usut tuntas dugaan kecurangan beras fortifikasi
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 03.45
Bapanas Periksa 40 Izin Edar Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Ikut Dicek
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.03
Bapanas Temukan Produsen Beras Fortifikasi Tarik Stok Usai Amran Gebuk Mafia Pangan
Berita terkait
Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.40
Amran Temukan Beras Fortifikasi Abal-abal Harganya Tembus Rp 42.000/Kg
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.55
Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.35
Kata-Kata Mendag Saat Angkat Bicara Soal Temuan Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.40