Amran Temukan Beras Fortifikasi Abal-abal Harganya Tembus Rp 42.000/Kg
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah memperluas penyelidikan terhadap beras fortifikasi yang dijual dengan harga tinggi, setelah menemukan praktik penyimpangan. Kepala Bapanas dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas mafia beras. Dalam pengawasan di Jakarta terhadap 15 sampel beras khusus, 80% tidak memenuhi klaim gizi pada label. Salah satu sampel beras fortifikasi dijual hingga Rp42.500 per kg, namun hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan zat gizinya tidak sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang tercantum. Sampel tersebut juga tidak memiliki izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan sudah tidak ditemukan di peredaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.30
Target Tiga Pekan, Mentan Siap Gebuk Mafia Beras Fortifikasi
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.11
Bulog Jaga Stok Ritel Antisipasi 40 Merek Beras Fortifikasi Ditarik
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 06.07
Pemerintah Mendalami Mutu, Harga, dan Legalitas Beras Fortifikasi
Berita terkait
Bapanas Periksa 40 Izin Edar Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Ikut Dicek
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 03.45
Bapanas tegaskan usut tuntas dugaan kecurangan beras fortifikasi
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 19.53
Produsen Buru-buru Tarik Stok, Bapanas Lanjut Usut Beras Fortifikasi Bermasalah
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.28
Amran Bongkar Dugaan Mafia Beras Fortifikasi, Dijual Rp42 Ribu per Kg
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.29