Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bapanas tegaskan usut tuntas dugaan kecurangan beras fortifikasi

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan penguatan pengawasan terhadap beras fortifikasi untuk mencegah kecurangan. Deputi Andriko Noto Sutanto menyatakan, sampai awal Agustus, pihaknya mengumpulkan lebih dari 100 sampel dari delapan produsen terdaftar dalam Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT). Pengawasan mencakup pemeriksaan legalitas izin edar, klaim gizi, dan pengujian laboratorium. Produk yang beredar tanpa izin edar di SIPSAT akan dianggap melakukan pelanggaran. Bapanas juga menyiapkan pengujian terhadap dugaan overclaim, seperti klaim organik, bebas kolesterol, tinggi serat, atau indeks glikemik rendah. Klaim indeks glikemik rendah khususnya harus terbukti melalui uji klinis terhadap 10 responden, dengan nilai di bawah 55 agar klaim dapat digunakan. Sebelumnya, Bapanas telah menguji 15 sampel beras fortifikasi dalam pengawasan awalnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait