Purbaya Bongkar Cara APBN Tahan Harga BBM saat Minyak Melonjak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539267/original/091129700_1774595159-IMG-20260327-WA0004.jpg)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi meski harga minyak dunia melonjak hingga US$100 per barel, melampaui asumsi APBN yang berada di kisaran US$65 per barel. Pemerintah mengendalikan defisit APBN tetap pada level 2,85% dengan efisiensi belanja negara dan subsidi yang ditujukan untuk melindungi daya beli masyarakat. Purbaya menegaskan kebijatan ini tidak boros, melainkan bertujuan untuk mencegah inflasi naik dan suku bunga mengikuti, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi. Ia menekankan bahwa dengan arahan Presiden yang tepat, Indonesia tetap stabil meski menghadapi tekanan harga energi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.12
Subsidi Energi dan Kompensasi Bisa Tembus Rp700 Triliun, Bagaimana Kondisi APBN?
kumparan · 3 September 2026 pukul 06.00
Wall Street Rebound Usai Sektor Saham Pilihan Kembali Dilirik Investor
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.09
Pengamat dorong digitalisasi BBM subsidi untuk tekan beban APBN
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 15.49
Harga Pertamax Green dan Turbo Naik, Apakah Pertamax Bakal Nyusul?
Berita terkait
Wamen ESDM Wanti-wanti Anggaran Subsidi Energi Bisa Jebol hingga Rp300 Triliun
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.43
Wamen ESDM Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp300 T Jika EBT Lambat
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.55
Subsidi & Kompensasi Energi 2026 Terancam Melonjak 2 Kali Lipat Jadi Rp 700 T
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.36
Wamen ESDM: Pertamax ikuti harga pasar minyak dunia
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 13.14