Subsidi Energi dan Kompensasi Bisa Tembus Rp700 Triliun, Bagaimana Kondisi APBN?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyatakan bahwa konflik geopolitik global yang meningkatkan harga energi dapat memicu tekanan fiskal pada pemerintah Indonesia. Saat ini, subsidi dan kompensasi energi mencapai sekitar Rp400 triliun per tahun. Namun, dampak kenaikan harga energi akibat ketegangan seperti Amerika-Iran dan Ukraina-Rusia diperkirakan dapat menambah beban sebesar Rp300 triliun, sehingga totalnya bisa mencapai Rp700 triliun. Menurut Yuliot, kenaikan harga energi tidak hanya memengaruhi harga bahan bakar, tetapi juga biaya produksi dan inflasi. Untuk menghadapi situasi ini, pemerintah perlu mempercepat transisi ke energi baru dan terbarukan agar ketergantungan pada energi impor yang rentan fluktuasi dapat diminimalisir. Tanpa antisipasi yang tepat, beban anggaran untuk subsidi energi akan terus meningkat, termasuk untuk BBM, listrik, dan LPG. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan kebijakan yang mendukung kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global yang tidak pasti.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.43
Wamen ESDM Wanti-wanti Anggaran Subsidi Energi Bisa Jebol hingga Rp300 Triliun
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.36
Subsidi & Kompensasi Energi 2026 Terancam Melonjak 2 Kali Lipat Jadi Rp 700 T
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.04
Wamen ESDM Ungkap Dampak Besar APBN Jika RI Tak Beralih ke EBT
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.09
Pengamat dorong digitalisasi BBM subsidi untuk tekan beban APBN
Berita terkait
Harga Minyak Mentah WTI Berpotensi Naik ke USD 90 per Barel, Ini Pemicunya
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 16.15
Wamen ESDM Sebut Pertamax Ikut Harga Pasar
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 15.50
Wamen ESDM Ungkap Subsidi Energi Bisa Bengkak Rp300 T Jika EBT Lambat
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.55
Konflik Geopolitik Ancam APBN, Subsidi Energi Diprediksi Naik Rp 300 Triliun
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 13.30