Purnawirawan TNI Bongkar Jalan Panjang Dorong Pemakzulan Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Forum Purnawirawan Prajurit TNI (FPT) mengungkapkan upaya mendukung pemakzulan Wakapres Gibran Rakabuming Raka tidak muncul secara mendadak. Sebelum kasus syarat pendidikan Gibran masuk ke Mahkamah Konstitusi (MK), FPT melakukan serangkaian pertemuan dengan pakar hukum tata negara seperti Feri Amsari, Prof Maruarar Siahaan, dan Denny Indrayana untuk membahas jalur hukum yang dapat ditempuh. Juru bicara FPT Moeryono Aladin menyampaikan bahwa pihaknya mas masih dalam tahap pembahasan dan belum yakin untuk langsung menggugat di pengadilan. Namun, setelah mendapatkan masukan dari para ahli, FPT memutuskan untuk mendukung gugatan melalui jalur MK. Pada 3 Agustus, FPT mengadakan pertemuan di rumahnya dan rumah pihak lain untuk membahas persoalan surat keterangan pendidikan Gibran. FPT juga memberikan dana Rp100 juta sebagai bentuk dukungan terhadap langkah ini, yang dijelaskan sebagai komitmen nyata. Gugatan yang diajukan Denny Indrayana dan sejumlah pemohap lainnya kini sedang diperiksa oleh MK terkait syarat pendidikan Gibran saat maju sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 23.18
Bambang Widjojanto Minta MK Panggil Gibran di Sidang Pembuktian Besok
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.48
Sidang Gibran, Eks KPU Cerita Kala Verifikasi Dokumen Sekolah Sherly
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 21.05
Ijazah Gibran Dipersoalkan, Pengamat Pertanyakan Nasib Janji 19 Juta Lapangan Kerja
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Denny Indrayana Minta Gibran Didiskualifikasi: Tidak Bisa Tunjukkan Ijazah SMA Sederajat
Berita terkait
Geger! Denny Indrayana Bikin Terobosan Hukum, Proses Pemakzulan Gibran Disebut Bisa Lebih Cepat
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 11.00
Pasal ‘Selundupan’ Pilpres 2024 Disebut Masuk Malapraktik Elektoral
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.45
Denny Indrayana vs Gibran Berlanjut: Gugatan Berujung Pemakzulan Jadi Ranah Menarik untuk MK
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 13.20
Gibran Mustahil Didiskualifikasi? Eks Ketua MK: Bisa Saja Kalau...
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 11.25