Rupiah Melemah hingga Inflasi Bayangi Pasar Properti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363847/original/066591200_1790922979-IMG_20261002_133448.jpg)
Pasar properti Indonesia tengah dipengaruhi tiga faktor utama: melemahnya nilai tukar rupiah, inflasi yang tinggi, dan kondisi ekonomi yang lesu. CEO LippoLand, David Iman Santoso, menyatakan tantangan ini memaksa perusahaan harus lebih kreatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Karena pasar level atas semakin menipis, LippoLand meluncurkan Hunian Warisan Bangsa (HWB) di Purwakarta dan Serang dengan cicilan Rp 600 ribu per bulan. Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti memprediksi kondisi 'higher for longer' akan menekan stabilitas rupiah, sementara rupiah diperkirakan melemah ke kisaran 17.950-18.050 akibat lonjahan harga minyak akibat ketegangan AS-Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.12
Rupiah Ditutup Melamah 0,39%, Dolar AS Tembus Rp17.940
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 17.04
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.882, BI Perluas Underlying Operasi Moneter
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 16.45
Rupiah Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Fed
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 16.27
Rupiah menguat seiring penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed
Berita terkait
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 15.03
Rupiah Jatuh Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Siapkan Intervensi Tiga Jalur
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 13.20
BI: Pelemahan rupiah dipengaruhi kekhawatiran tekanan inflasi global
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 11.36
BI Tak Tinggal Diam Rupiah Anjlok! Masuk ke Pasar, Langsung Intervensi
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 11.35