Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil, Kredit Perbankan Tumbuh 12,67%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa sektor jasa keuangan tetap stabil di tengah ketidakpastian geopolitik global dan tekanan inflasi. Inflasi domestik turun menjadi 2,88% (yoy) pada Juli 2026, meringankan tekanan harga, sementara pasar keuangan global bergerak mixed akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang memadai membantu menjaga ketahanan sektor keuangan domestik.
Intermediasi perbankan menguat, dengan pertumbuhan kredit melonjak menjadi 12,67% (yoy) pada Juni 2026, mencapai Rp9.081 triliun dari Rp9.081 triliun pada Mei 2026 (11,51% yoy). Kredit investasi memimpin pertumbuhan (24,9% yoy), diikuti oleh kredit modal kerja (8,94% yoy) dan kredit konsumsi (5,75% yoy). Kredit korporasi tumbuh tercepat (20,45% yoy), sementara kredit UMKM terus meningkat (1,05% yoy). Kredit bank BUMN naik 16,54% yoy. Produk Buy Now Pay Later (BNPL) mencapai saldo Rp30,7 triliun dengan 32,77 juta rekening, tumbuh 33,54% yoy.
Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 10,21% yoy menjadi Rp10.282 triliun, meskipun pertumbuhan kredit melebihi DPK sehingga rasio likuiditas sedikit menurun. Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan AL/DPK tetap di atas ambang batas (101,92% dan 23,08%), dengan Liquidity Coverage Ratio 182,75%. Kualitas kredit membaik: gross NPL turun menjadi 2,09%, net NPL 0,82%, dan ROA naik menjadi 2,47%. Capital Adequacy Ratio tetap kuat di 23,70%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 19.17
OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Gejolak Global
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 08.20
OJK Cabut Izin BTPN Syariah Ventura, SMBC Buka Suara
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.47
OJK Amankan Rp723,7 M Dana Korban Scam, 604 Ribu Rekening Diblokir
ANTARA News · 3 Agustus 2026 pukul 20.48
Menkeu: Eskalasi konflik Timteng dorong imbal hasil SBN ke 7,14 persen
Berita terkait
Emas vs tabungan bank: Mana yang lebih menguntungkan? Ini faktanya
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 11.35
Tok! Bank OCBC (NISP) Jadi Pengendali OCBC Sekuritas, Beli Rp455 M
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.50
Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.11
OJK sebut pengembangan UMKM dilakukan dengan pendekatan lebih sistemik
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 20.58