Telegram hingga Lazada Jadi Platform Berisiko Tinggi, Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan 22 dari 60 platform digital sebagai berisiko tinggi bagi anak dengan PP Tunas No. 17/2025. Platform seperti Telegram, Discord, Pinterest, SnackVideo, Lazada, Blibli.com, Hago App, Soul Mahjong, Age of Empires Mobile, dan Valorant dilarang memberikan akses kepada pengguna di bawah 16 tahun. Sementara itu, 38 platform lain dikategorikan berisiko rendah seperti Google Classroom, Canva, Ruangguru, PlayStation, Google Maps, dan Apple Music. Penilaian dilakukan melalui self-assessment, dengan batas waktu akhir 2026 untuk platform yang belum menyampaikan. Jika tidak, pemerintah akan menetapkan profil risiko secara sendiri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.35
Komdigi Ungkap 22 Aplikasi HP Berisiko Tinggi, Warga RI Banyak Pakai
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.00
Komdigi Ancam Denda Aplikasi Medsos Kalau Masih 'Ngeyel'
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.14
Menkomdigi: X, Meta, YouTube, TikTok Belum Sepenuhnya Patuh PP Tunas
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 19.48
Telegram dan Pinterest Disebut Masuk Kategori tak Layak untuk Anak
Berita terkait
Komdigi Pasang Denda 6 Persen untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 18.30
PP Tunas Jalan Enam Bulan, Komdigi Klaim 28 Juta Akun Anak Sudah Terlindungi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.30
Komdigi Siapkan Denda 6% Pendapatan Global bagi Platform Nakal Pelanggar PP Tunas
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 18.30
PP Tunas Bebaskan 28 Juta Anak dari Medsos
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.23