Usulan Penjaminan Polis Rp500 Juta Masih Dikaji LPS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) masih mengkaji usulan batas penjaminan polis sebesar Rp500 jiri per pemegang polis dalam Program Penjaminan Polis (PPP). Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menyatakan bahwa angka tersebut belum menjadi keputusan final dan akan melalui proses kajian lebih lanjut sebelum diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP). Usulan ini didasarkan pada benchmark dan formula yang telah disusun oleh LPS.
Batas penjaminan Rp500 juta secara kumulatif diusulkan untuk mencakup sekitar 97% hingga 99% polis dan tertanggung di pasar. Batas ini juga berlaku untuk tiga kewajiban LPS, yaitu pembayaran klaim yang jatuh tempo, pembayaran nilai polis jika tidak dapat dilanjutkan, dan pemindahan polis ke perusahaan asuransi lain.
Sebelum ditetapkan dalam PP, LPS akan melibatkan industri asuransi dan melakukan konsultasi dengan DPR melalui Komisi XI. Program ini merupakan mandat berdasarkan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), dengan progres persiapan yang masih berjalan melalui berbagai workstream seperti desain program, regulasi, dan pengembangan teknologi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 13.45
LPS Usul Penjaminan Polis Maksimal Rp500 Juta, Cakup hingga 99% Polis
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 17.00
LPS Tegaskan Semua Perusahaan Asuransi Wajib Ikut Program Penjaminan Polis
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 15.47
Ketua DK LPS: Semua perusahaan asuransi ikut dalam kepersertaan PPP
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.30
LPS Beber Syarat Asuransi Bisa Ikut Penjaminan Polis
Berita terkait
LPS Kebut Kesiapkan Program Penjaminan Polis, Progres Capai 49%
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 14.45
Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.35
Polis di Atas Rp500 Juta Tak Langsung Diganti LPS, Ini Mekanismenya
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 16.00
LPS Bakal Jamin Asuransi, Besar Iuran 0,1% dari Ekuitas
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.25