Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Targetkan Investasi Rp2.322 Triliun 2027, Hilirisasi dan Industrialisasi Jadi Fokus

Pemerintah menetapkan target investasi Rp2.322 triliun untuk 2027, naik dari target 2026 sebesar Rp2.041 triliun, sebagai bagian dari kebutuhan investasi total Rp13.032 triliun periode 2025-2029. Target ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan antara 5,8 hingga 6,5 persen. Menteri Investasi Rosan Roeslani menegaskan investasi berasal dari penanaman modal, bukan belanja negara, dan menekankan pentingnya hilirisasi untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Realisasi investasi nasional pada semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun, tumbuh 7,2 persen, dan menyerap sekitar 1,4 hingga 1,45 juta tenaga kerja langsung. Investasi hilirisasi menyumbang Rp300,1 triliun atau sekitar 29,7 persen dari total investasi, didominasi sektor mineral dengan Rp206,5 triliun. Pemerintah akan memperluas hilirisasi ke sektor nonmineral seperti perkebahan, kehutanan, minyak dan gas, serta perikanan karena potensi penyerapan tenaga kerjanya lebih besar. Sekitar 75,7 persen investasi hilirisasi tersebar di luar Pulau Jawa.

Kementerian Perindustrian mendorong industrialisasi sebagai kunci kemandirian ekonomi, dengan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa pertumbuhan dan investasi harus menjadi instrumen kesejahteraan rakyat. Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen pada kuartal II 2026, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen, dan menyumbang 18,50 persen terhadap PDB. Pemerintah juga menargetkan transfer teknologi, penguatan rantai pasok, dan integrasi industri kecil serta menengah melalui Strategi Besar Industrialisasi Nasional.

Menurut tiap media