Komdigi dan Meta Buka Suara Soal Akun WhatsApp Botok Pati Terblokir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Meta membahas pemblokiran massal akun WhatsApp di Indonesia, termasuk akun aktivis Supriyono alias Botok. Komdigi mengirim surat ke Meta pada 14 Agustus untuk meminta klarifikasi, namun respons belum diterima. Alexander Sabar menyatakan tidak mengetahui spesifikasi posisi akun Botok. Esther dari Meta menjelaskan pemblokiran disebabkan kesalahan sistem deteksi pelanggaran layanan, yang bersifat global dan tidak menargetkan pengguna Indonesia khusus. Sistem WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end sehingga tidak dapat membaca isi pesan, melainkan mendeteksi sinyal perilaku seperti spam. Meta menyatakan sebagian besar akun telah dipulihkan dan pengguna yang masih terdampak dapat mengajukan banding melalui aplikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.40
WhatsApp Botok Pati Diblokir, Ini Kata Komdigi dan Meta
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.29
Dipanggil Komdigi, Meta Ungkap Penyebab Pemblokiran Massal WhatsApp
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.50
Bukan Diblokir Komdigi, WhatsApp Ungkap Alasan Akun Terblokir Massal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.15
Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos
Berita terkait
Kata Komdigi dan Meta Soal Akun WhatsApp Aktivis Pati Terblokir
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 00.30
Meta Jelaskan Penyebab Akun WhatsApp Terblokir Massal
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 22.08
Tak Hanya di Indonesia, Pemblokiran Akun WhatsApp Terjadi Global
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.40
Meta Buka Suara Soal Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.10