Masyarakat Masih Dibayangi Scam, Komdigi Diminta Perkuat Perlindungan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koalisi masyarakat sipil Jagalah Warga mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari penipuan digital yang terus meningkat. Menurut Koordinator Koalisi Halili Hasan, kasus penipuan tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga berulang dan seringkali menyebabkan korban mengalami re-viktimisasi. Hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem perlindungan yang ada, sehingga perlu perbaikan melalui regulasi dan mekanisme penanganan sengketa yang lebih adil. Audiensi dilakukan di Kantor Komdigi, Jakarta, pada Senin (5/10).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 18.44
66% Warga RI Terpapar Penipuan Digital, Komdigi Mesti Perkuat Perlindungan
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 10.42
OJK Selamatkan Dana Korban Penipuan Digital Rp 811,1 Miliar
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.45
Penerapan Kuota Internet Tak Hangus Belum Optimal, Ini Jawaban Operator
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 13.35
Kuota Internet Dilarang Hangus, Komdigi Sebut Operator Masih Langgar
Berita terkait
Komdigi Sebut Tak Ada Kewajiban Operator Terapkan 'Rollover' Sisa Kuota ke Paket Baru
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 19.30
Komdigi Soroti Kuota Internet Hangus, Mayoritas Paket Operator Masih Cuma Andalkan Notifikasi
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 18.30
Komdigi Evaluasi Larangan Kuota Hangus, Temukan Paket Belum Sesuai Putusan MK
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 13.41
Komdigi Ungkap Nasib Sisa Kuota XL, Indosat, Telkomsel Usai Putusan MK
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 13.18