Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

⁠5 Temuan KNKT di Balik Tabrakan Maut KA Anggrek dengan KRL

Kecelakaan antara KA Anggrek (KA 4B) dan KRL (KA 5568A) di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 pukul 20.52 WIB menyebabkan 16 orang tewas dan 107 orang luka. KNKT menemukan enam faktor kontributif termasuk kegagalan komunikasi darurat, tidak adanya prosedur pengereman darurat di rel lengkung, dan masalah visibilitas persinyalan. Kronologi menunjukkan KRL berhenti di jalur hulu akibat kerumunan warga, sementara KA Anggrek masih dalam perjalanan di jalur III sebelum akhirnya bertabrakan. Pengereman dilakukan selama 37 detik dengan fase service brake, diikuti emergency brake 25 detik sebelum tabrakan. Jarak henti yang diperlukan lebih pendek dari jarak tersedia, namun komunikasi yang tertunda mencegah antisipsi dini. KNKT menyampaikan 60 temuan dan rekomendasi kepada Ditjen Perhubungan, PT KAI, dan PT KCI untuk perbaikan sistem persinyalan, komunikasi darurat, dan pelatihan masinis.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait