Di Ambang Krisis, Iran Terancam Naikkan Harga BBM hingga Rp11.000 per Liter
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran menyiapkan tiga opsi kenaikan harga BBM demi mengurangi tekanan keuangan akibat perang, sanksi AS, dan penurunan nilai rial. Harga BBM dapat dinaikkan hingga 872.000 rial (Rp11.000/liter). Subsidi BBM untuk 93 juta penduduk menjadi semakin sulit dibiayai. Konsumsi harian mencapai 135 juta liter, lebih tinggi produksi domestik 121 juta liter. Opsi kenaikan harga berisiko memicu inflasi dan beban masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 19.08
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 11.09
Lima Sektor Ini Jadi Target Sanksi Ekonomi AS ke Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 18.54
Iran Sebut Sanksi Berulang AS Gagal
Berita terkait
Bukan Roket atau Peluru, "Hantu" Ini Bisa Bikin Iran Runtuh dari Dalam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 22.00
AS Ancam Sanksi Berat Negara yang Berdagang dengan Iran, China Masuk Daftar
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 09.00
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20