Balas Dendam, China Hentikan Ekspor Drone Penting ke AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah China telah menghentikan ekspor drone penting ke Amerika Serikat dan memasukkan enam perusahaan AS ke dalam daftar hitam sebagai bentuk balasan. Tindakan ini diambil sebagai respons terhadap pemberlakuan tarif oleh Washington yang disebut merugikan hak dan kepentingan sah China. Selain itu, China menangguhkan inspeksi pabrik oleh badan sertifikasi, memasukkan perusahaan pengujian kepatuhan AS ke daftar hitam, dan memulai penyelidikan keamanan nasional terhadap impor printer kantor dan mesin fotokopi.
Langkah ini mengikuti pemberlakuan tarif baru oleh pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap China dan 59 negara lainnya, termasuk Indonesia. China juga menjatuhkan sanksi kepada enam perusahaan AS, termasuk Applied DNA Sciences dan Stratum Reservoir, yang melarang seluruh transaksi dan kerja sama dengan mereka. PBB sebelumnya telah memperingatkan adanya kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Xinjiang terhadap kelompok minoritas Uighur, sebuah tuduhan yang dibantah oleh China.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 21.20
China Balas Dendam, Perusahaan Teknologi-Drone AS Kini Kena Getahnya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.45
Produk Asal China Mau Diblokir Total, Aturannya Lagi Disiapkan
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.00
Peringatan Buat Amerika, China Sudah Tak Bisa Dikalahkan
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.59
AS Ingatkan Tidak Pakai Pekerja IT Korut, Pyongyang Marah!
Berita terkait
China Balas Dendam Makin Kejam, Amerika Sekarang Kena Batunya
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 12.35
China Balas Dendam, Respons Amerika Tidak Terduga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.15
China Kasih Peringatan Keras ke Amerika, Ancam Pembalasan Penuh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Pentagon Ingin Mengerahkan Laser dan Teknologi Penangkal Drone di Fasilitas Penting AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 18.00