Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bank Dunia Ungkap Modus Pengusaha RI Hindari Pajak

Bank Dunia merilis laporan berjudul "Indonesia: Membuka Potensi Pajak Usaha untuk Pertumbuhan" yang mengungkap bahwa pengusaha di Indonesia menghindari pajak dengan membatasi atau menghindari akses keuangan formal, seperti transaksi atau transfer perbankan. Survei Bank Dunia tentang usaha mikro menemukan banyak usaha kecil sengaja menghindari transfer perbankan untuk menghindari pajak. Namun, Bank Dunia menegaskan bukti yang tersedia tidak secara langsung membuktikan hubungan sebab-akibat antara penghindaran pajak dan penggunaan keuangan formal. Data hanya menunjukkan hubungan positif antara keuangan formal dan kepatuhan pajak, meski ada keterbatasan.

Laporan itu juga menyebut perusahaan non-eksportir lebih mungkin menghindari pajak dan secara signifikan lebih kecil kemungkinannya menggunakan pinjaman atau kredit formal. Sebaliknya, eksportir yang membutuhkan pembiayaan perdagangan dan terlibat transaksi lintas batas lebih cenderung menggunakan layanan perbankan formal. Bank Dunia menemukan pembayaran elektronik dan transfer bank mengurangi peluang penghindaran pajak karena transaksi digital meninggalkan jejak audit. Perusahaan yang tidak memakai sistem pembayaran elektronik lebih cenderung menilai menghindari pajak itu mudah.

Preferensi transaksi tunai ini menyoroti hubungan antara informalitas, integrasi keuangan yang lemah, dan kepatuhan pajak yang lebih rendah. Bank Dunia menyimpulkan meski memperkirakan penggelapan pajak tingkat perusahaan sulit, beberapa proksi berbasis survei menunjukkan hubungan positif yang kuat antara keuangan formal dan kepatuhan pajak, sehingga pengembangan sektor keuangan berperan memperkuat basis pajak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait