Beda Pilihan Saat Pilkada, Tenaga Outsourcing Diduga Dicopot atas Perintah Eks Bupati Fadia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang kasus korupsi Bupati Non-aktif Pekalongan Fadia Arafiq mengungkap pencopotan tenaga outsourcing yang diduga berdasarkan perintah langsung eks bupati. Mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja Pekalongan Abdul Baqi sebagai saksi menyatakan, pencopotan dilakukan karena beda pilihan politik saat pilkada. Pegawai yang dicopot digantikan oleh orang yang mendukung Fadia. Pada 2025, dinas yang dipimpin Baqi memilih PT Raja Nusantara Berjaya milik keluarga bupati sebagai penyedia jasa outsourcing. Kasus ini diteliti dalam sidang Pengadilan Tipikor Semarang, dengan Fadia Arafiq sebagai tersangka utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.04
Sidang Korupsi Fadia Arafiq, Eks Kadis Ungkap Dugaan Copot Outsourcing karena Beda Pilihan Politik
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.38
Terungkap di Sidang Fadia Arafiq: Outsourcing Dicopot karena Beda Pilihan Politik
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 04.00
Pak Supriyadi Ungkap Modus Korupsi-Gratifikasi Fadia Arafiq
Berita terkait
Prabowo Nilai Proses Pilkada Saat Ini Terlalu Mahal dan Sangat Melelahkan
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.16
Marak OTT Kepala Daerah, Golkar Singgung Ongkos Politik Mahal
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 02.03
Marak OTT Kepala Daerah, Golkar Soalkan Biaya Mahal di Sistem Sekarang
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.58
Marak OTT Kepala Daerah, Golkar Persoalkan Biaya Mahal di Sistem Sekarang
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.58