Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Dampak Ancaman Perang Ekonomi Donald Trump Terhadap Mitra Dagang Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam melancarkan perang ekonomi terhadap Iran dan negara yang masih berdagang dengan Teheran. Ancaman ini menekan mitra dagang utama Iran, terutama pada sektor energi dan hidrokarbon. Tiongkok berada pada posisi paling rentan karena menyerap lebih dari 25% perdagangan luar negeri Iran, dengan nilai impor sebesar US$18 miliar dan ekspor US$14,5 miliar pada 2024. Uni Emirat Arab (UEA) pun menghentikan sementara seluruh perdagangan dengan Iran, meski menyumbang 30,6% dari total impor Iran senilai US$21 miliar pada 2024. Turki dan Rusia tetap menjadi pilar ekonomi penting bagi Iran, dengan kerja sama seperti skema barter gandum dan emas serta jalur logistik Laut Kaspia. India mengalami penurunan drastis dalam nilai perdagangan bilateral, dari US$17 miliar pada 2018-2019 ke hanya US$1,7 miliar pada 2024-2025, meski masih mengimpor minyak Iran sebanyak 276.000 barel per hari. Negara-negara seperti Jerman, Jepang, Sri Lanka, dan Filipina juga terdampak, meski dalam skala terbatas. Tekanan ini menempatkan jaringan perdagangan global dalam posisi rentan terhadap isolasi finansial dari sistem ekonomi AS yang dominan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait