Dampak Perang AS-Iran Dinilai Perlu Diantisipasi dengan Kebijakan Adaptif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Berlarutnya konflik AS-Iran mengganggu Selat Hormuz, jalur vital yang mengalirkan sekitar seperlima minyak dan gas dunia. Hal ini menyebabkan harga minyak global melonjak 25%-30% di atas asumsi APBN 2026 sebesar US$70 per barel. Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan perlunya Indonesia melakukan diversifikasi risiko geopolitik secara substantif untuk menghadapi ketidakpastian ini.
Para pengamat mengemukakan berbagai pandangan. Shofwan Al Banna Choiruzzad dari UI menilai perundingan AS-Iran belum buntu, karena saling serang merupakan bagian dari negosiasi. Siti Mutiah Setiawati dari UGM menganggap posisi Indonesia canggung karena dinilai tidak netral, sementara Fahmy Radhi mengingatkan dampak ikutan kenaikan harga BBM yang belum terkendali. Mohammad Faisal dari CORE Indonesia memperingatkan potensi kenaikan subsidi BBM lebih dari Rp300 triliun yang bisa melebihi batas defisit APBN.
Di sisi lain, ada tanda positif seperti peningkatan penjualan kendaraan listrik sebesar 80,8% pada Juli 2026, dengan pangsa pasar naik menjadi 18,3%, yang dianggap sebagai potensi Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada BBM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.30
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.23
Harga Minyak Dunia Mengalir ke US$89,03 Berkat Ketegangan Pasar Reda
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.58
Konflik Timur Tengah Meluas, Harga Minyak Dunia Justru Merosot Lebih 1%
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Perang AS-Iran Makin Gak Jelas, Trump Bilang Ini dan Teheran Bilang Itu
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 17.40
Harga Minyak Dunia Siap Meledak di Tengah Kebuntuan Negosiasi Damai AS-Iran, Selat Hormuz Mencekam
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 09.04
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30