Demokrat Ingin Ruang Pencalonan Presiden di RUU Pemilu Tak Dipersempit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta agar ruang pencalonan presiden dan wakil presiden dalam RUU Pemilu tidak dipersempit. Ia menanggapi usulan syarat pencalonan minimal diusung oleh dua fraksi parlemen sebagai opsi moderat yang dapat menghasilkan tiga hingga empat pasangan kandidat, sehingga jumlah calon tidak terlalu banyak maupun terlalu sedikit.
Demokrat saat ini masih mendalami isu strategis RUU Pemilu, termasuk penyesuaian ambang batas presiden pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara itu, Komisi II DPR berencana segera membentuk Panitia Kerja (Panja) RUU Pemilu sebelum akhir masa sidang atau menjelang masa reses pekan depan untuk memulai pembahasan lebih lanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 September 2026 pukul 23.06
Demokrat Terima Masukan Masyarakat soal Usulan Dapil Nasional di RUU Pemilu
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 19.03
Wacana Syarat Minimal 2 Fraksi Usung Capres, Demokrat: Konsep Ideal
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.17
Demokrat Dukung Usul Golkar Pileg-Pilpres Dipisah: Jarak 3-4 Bulan, Kita Dalami
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.33
PD Nilai Wacana Capres Didukung 2 Fraksi Ideal: Supaya Kandidat Tak Banyak
Berita terkait
Usai Ambang Batas, Wacana Pemisahan Pileg-Pilpres Mencuat di DPR
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 15.12
RUU Pemilu, Demokrat Ungkap Sudah Ada Pertemuan Para Sekjen
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.40
Waka Komisi II DPR Usul Batas Atas Presidential Threshold 20-30 Persen
kumparan · 22 September 2026 pukul 16.20
Komisi II Targetkan Panja RUU Pemilu Dibentuk Sebelum DPR Reses 8 Oktober
kumparan · 22 September 2026 pukul 15.40