Disanksi AS Terkait Iran, China Tegas Siapkan Balasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan mengambil langkah balasan jika sanksi sekunder terkait Iran diperluas hingga menyentuh perusahaan China secara signifikan. Ancaman ini muncul setelah AS mengumumkan sanksi baru yang menargetkan perusahaan berbasis Hong Kong dan China daratan dalam konteks perdagangan minyak Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa China akan melindungi hak dan kepentingannya, sambil menolak sanksi sepihak yang tidak didasari hukum internasional atau mandat PBB.
AS, di bawah Menteri Keuangan Scott Bessent, menyatakan sanksi baru yang fokus pada perdagangan minyak Iran, meskipun belum menargetkan lembaga keuangan besar milik China. China merupakan pembeli utama minyak Iran dengan porsi sekitar 90% dari total ekspor minyak negara tersebut. Beberapa penyulingan swasta China masih mengimpor dan mengolah minyak Iran, meskipun penyulingan milik negara umumnya mematuhi sanksi AS. Pemerintah China telah memerintahkan perusahaan domestik untuk tidak mematuhi sanksi AS dan memperkuat undang-undang antipembalasan untuk melindungi rantai pasok.
Pengamat Peking University Wang Dong menyoroti bahwa langkah AS perlu diwaspadai agar tidak hanya sekadar tekanan politik. Potensi perluasan sanksi ini juga berisiko memperburuk hubungan Washington-Beijing menjelang rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Washington, yang diharapkan membahas kelanjutan gencatan perdagangan yang disepakati pada Oktober.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.19
Tiongkok tak Gentar dengan Ancaman AS
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 19.31
AS Ancam Sanksi China Jika Nekat Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 13.05
AS Ancam Bakal Sanksi China jika Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.15
Produksi Baja Global Turun 0,3 Persen, Output China Merosot 3,6 Persen
Berita terkait
China Tegaskan Kerja Samanya dengan Iran Patuhi Hukum Internasional
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 17.27
Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.00
AS Ancam Sanksi Berat Negara yang Berdagang dengan Iran, China Masuk Daftar
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 09.00
Harga Minyak Turun USD 2, Investor Ambil Untung di Tengah Sanksi Iran
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 07.22