DLH Tarakan Ungkap Batubara Aktif Diduga Ikut Picu Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, diduga tidak hanya disebabkan oleh pembakaran lahan, tetapi juga dipengaruhi oleh adanya deposit batubara aktif di bawah permukaan tanah. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Tarakan, Chaizir Zain, menyatakan bahwa kandungan batubara ditemukan di kawasan semak belukar di Tarakan Timur, termasuk sekitar Universitas Borneo Tarakan hingga jalur Pantai Amal. Batubara tersebut dapat terbakar sendiri tanpa perlu pembakuan lahan, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti minimnya curah hujan dan suhu tinggi. Panas alami dari batubara yang bersentuhan dengan semak kering dan angin dapat memicu munculnya asap dan api. Meskipun kualitas batubara di Tarakan relatif rendah, kandungan kalorinya cukup untuk memicu kebakaran. DLH menyarankan pemadaman dengan menutup pasokan udara menggunakan cairan kimia khusus (foam) atau penimbunan tanah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 09.15
Prabowo Perintahkan Pelaku Karhutla Ditindak Tegas, Individu dan Korporasi Tak Luput
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.49
BNPB Minta Malaysia-Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 07.30
Karhutla Capai 64.341 Hektare, Polri Tetapkan 72 Tersangka dan Sita 35 Korek Api
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 07.20
Dari 157 Turun ke 11, Kini 44 Hotspot Karhutla Kalsel Muncul Lagi!
Berita terkait
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Tarakan, Dua Pesawat Dialihkan ke Balikpapan
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 20.45
DLH Tarakan Ungkap Batu Bara Aktif Diduga Ikut Picu Karhutla
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 09.15
Karhutla Tak Cukup Ditangani dengan Sanksi, Akar Masalah Sosial-Ekonomi Harus Disentuh
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.41
Pakar Dorong Pencegahan Menyeluruh Untuk Atasi Karhutla
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 16.29