DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR menetapkan target penyelesaian RUU Perampasan Aset paling lambat 15 Desember 2026 dalam rapat paripurna ke-3 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan komitmen ini dan membuka ruang masukan publik melalui rapat dengar pendapat umum (RDPU). Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) meminta kepastian publik serta dokumen tertulis sebagai pegangan, yang kemudian diterima dan akan diarahkan ke Komisi III DPR. Proses pembahasan RUU akan terbuka untuk partisipasi masyarakat guna menghasilkan undang-undang yang kuat dan dapat diawasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.54
Rakyat Diminta Pegang Janji DPR soal Pengesahan RUU Perampasan Aset
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 15.36
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Sah Desember dan Buka Ruang Masukan Publik
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 14.31
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Ajak Masyarakat Kawal
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.42
Tagih Janji Pengesahan RUU Perampasan Aset, AMPB Bakal Kepung Lagi DPR
Berita terkait
Pimpinan DPR Siap Mundur Jika Pengesahan UU Perampasan Aset Lewat dari 15 Desember 2026
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 13.40
DPR Janji RUU Perampasan Aset Rampung Maksimal 15 Desember
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
Terima Botok Pati Cs, Pimpinan DPR Komitmen RUU Perampasan Aset Diketok 15 Desember
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.24
DPR Jelaskan Progres RUU Perampasan Aset, Botok Pati dkk Simak dari Balkon
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 11.01