Eks Direktur Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,3 T di Kasus CPO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fadjar Donny Tjahjadi, mantan Direktur Teknis Kepabeanan Kementerian Keuangan, didakwa merugikan negara Rp7,37 triliun dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO. Jaksa Kejaksaan Agung menduga Fadjar memerintahkan pembuatan rekayasa ekspor CPO yang disamarkan sebagai limbah cair kelapa sawit (POME) melalui draf peta hilirisasi industri kelapa sawit. Draf tersebut mengklasifikasikan CPO dengan kadar free fatty acid di atas 20 persen sebagai PAO/POME untuk menghindari kewajiban persetujuan ekspor pasar dalam negeri (DMO) dan menurunkan tarif ekspor.
Fadjar didakwa bersama 10 terdakwa lain termasuk Lila Harsyah Bakhtiar dari Kementerian Perindustrian, serta para direksi dan pemilik perusahaan palm oil. Mereka diduga melakukan rekayasa melalui pengujian palsu di laboratorium Bea Cukai, penggunaan kode HS yang tidak sesuai, dan manipulasi dokumen ekspor. Akibatnya, terjadi selisih antara biaya keluar dan pungutan ekspor yang seharusnya dibayarkan dengan yang dibayarkan pihak swasta.
Jaksa menyatakan kerugian negara diperhitungkan berdasarkan laporan audit BPKP. Kelompok ini didakwa melanggar Pasal 603 juncto Pasal 20 huruf a/c jo Pasal 3 ayat (1) KUHP Nasional dan Undang-Undang Pemberantasan Tipikor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 16.28
Eks Manajer Investasi PT PPA didakwa rugikan negara Rp38,85 miliar
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 17.17
CPO Diduga Disamarkan Jadi Limbah POME, Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Rugikan Negara Rp7,37 Triliun
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.51
Eks Direktur Bea Cukai Disidang Perdana Kasus Rekayasa Ekspor CPO
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.27
KPK Panggil Eks Pejabat Bea Cukai Jadi Saksi Kasus Suap Impor
Berita terkait
Terdakwa Kasus Bea Cukai Pakai Duit Suap Beli Jam Rp 50 Juta untuk Teman Dekat
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.47
Pejabat Bea Cukai Ngaku Dendam ke Blueray tapi Terima Rp 1 M/Bulan, Jaksa Heran
Detik.com · 18 September 2026 pukul 17.44
Saksi Kasus Bea Cukai Ngamuk ke Hakim: Rumah Bapak akan Didatangi Rakyat
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 15.39
Eks Direktur Kementan Didakwa Korupsi Perjalanan Dinas Fiktif Rp 5,09 Miliar
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 14.09