Ephorus HKBP Minta Kasus Dugaan Korupsi TPL Tak Masuk Angin, Dorong Pemulihan Ekologi Tapanuli Raya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pimpinan HKBP Dr. Victor Tinambunan mengapresiasi penyelidikan Kejaksaan Agung terhadap dugaan korupsi PT Toba Pulp Lestari (TPL) melalui praktik transfer pricing. Dua tersangka, BP dan SR, ditetapkan untuk kasus under invoicing ekspor periode 2008-2025. Ephorus menuntut proses hukum berjalan profesional, tegas, objektif, transparan, dan berkeadilan tanpa intervensi. Selain itu, minta pemulihan ekologi Tapanuli Raya sebagai harapan masyarakat. Penyidikan dipimpin oleh Jaksa Agung Muda Saiful Bahri Siregar yang mengungkap modus korupsi melibatkan ekspor dengan nilai transaksi yang tidak proporsional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.30
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Transfer Pricing
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 10.58
Demi Pemulihan Ekologi, Ephorus HKBP Minta Penanganan Kasus TPL Tak Masuk Angin
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 20.48
Kasus Transfer Pricing Toba Pulp Lestari, Kejagung Jadikan 2 ASN Ditjen Pajak Sebagai Tersangka
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.24
Pengamat Minta Kejagung Evaluasi Anggota Tim 9, Ini Alasannya
Berita terkait
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing PT TPL
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 21.56
Dugaan Korupsi Transfer Pricing, Pakar Hukum Desak Kejagung Segera Periksa Pemilik Toba Pulp Lestari
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.36
Usut Dugaan Korupsi Transfer Pricing Toba Pulp Lestari, Kejagung Terus Kembangkan Penyidikan
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.19
Peran Pegawai DJP Terkait Dugaan Kerugian Negara Rp2 T di Kasus PT TPL
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.19