Gugat Syarat Pendidikan Gibran, Denny Indrayana: Tak Ada Terlambat untuk Kedaulatan Rakyat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Wamenkumham Denny Indrayana menyatakan permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres Pilpres 2024 tidak terlambat. Ia menegaskan tidak ada kata terlambat untuk koreksi yang menyangkut kedaulatan rakyat. Denny juga menyampaikan kekhawatiran terhadap batas waktu pengajuan PHPU yang hanya tiga hari serta menyinggung adanya informasi mengenai persyaratan dokumen calon presiden-wakil presiden yang ditutupi.
Ia menilai hal tersebut menjadi persoalan karena proses penanganan PHPU membutuhkan waktu yang cukup lama, sehingga batas tiga hari menjadi sangat presisi. Denny menekankan pentingnya penanganan yang cepat dan adil demi menjaga kedaulatan rakyat dalam proses demokrasi.
Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta Pusat pada Rabu (23/9/2026). Andi Azwan Relawan Gibran juga siap hadapi sidang PHPU di Mahkamah Konstitusi (MK).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.00
Mahfud MD Bilang NO, Sekarang Denny Indrayana Beralih ke Sembilan Hakim
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.53
Makin Gencar! Denny Indrayana Minta Paslon Pilpres 2024 Ikut Pasang Badan Gugat Ijazah Gibran di MK
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.00
Sentil Kasus Ijazah Jokowi yang Bertahun-tahun Tak Selesai, Denny Indrayana Janjikan Jalur Kilat Ini untuk Gibran
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 11.00
Awal Oktober Gibran Berpotensi Berhenti Jadi Wapres
Berita terkait
Denny Indrayana Gugat PHPU Pilpres 2024, Relawan Gibran: Ada Paslon Belum Move On
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 18.25
Denny Indrayana Kontak Anies Baswedan Sebelum Gugat Gibran di MK
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 10.00
Terjebak Bacaan Politis, Gibran Bisa Dibuat Kecolongan Gugatan Denny Indrayana di MK
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 08.40
Denny Indrayana Kian Dianggap Halu: Gugatan Ijazah Gibran Dicap Atraksi Wayang Politik Tak Berguna
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 06.00