Gus Yaqut: Saya Tak Pernah Perintahkan Staf untuk Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) menegaskan tidak pernah memerintahkan korupsi dalam pengelolaan kuota haji. Ia menyatakan, selama menjabat, telah menekankan stafnya menghindari tindakan koruptif demi kenyamanan dan keselamatan jemaah haji. Namun, KPK mendakanya bersama tiga tersangka terkait dugaan korupsi pengaturan kuota haji khusus tambahan tahun 2023-2024, yang diduga merugikan negara Rp 622 miliar dan memberi keuntungan pribadi sebesar Rp 4,8 triliun. Gus Yaqut membantah dakakan itu serta menghargai proses hukum yang berjalan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 02.02
Gus Yaqut Melawan, Minta Hakim Membebaskannya dari Dakwaan Korupsi Haji
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 22.59
KPK Jawab Klaim Yaqut Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Kuota Haji
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 06.42
Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Tantang KPK Buktikan Kerugian Negara Rp622 Miliar
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 01.07
Hakim Tolak Tahanan Rumah Yaqut, Minta Rutan KPK Pastikan Fasilitas Kesehatan
Berita terkait
Saksi Ngaku Nombok gegara Duit dari Gus Alex Tak Genap USD 1 Juta
Detik.com · 29 September 2026 pukul 15.54
Orang Dekat Nusron Wahid jadi Saksi Sidang Korupsi Kuota Haji
JawaPos · 29 September 2026 pukul 12.00
Kubu Gus Yaqut: Para Pihak yang Diperkaya Kasus Kuota Haji Masih Bekerja di Kemenag
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 15.59
Hakim Pertanyakan BAP Saksi Beda dengan Keterangan di Sidang soal Aliran Dana ke Yaqut
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.44