Harga Bawang, Cabai Sampai Emas Turun, Ini Ternyata Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPS mencatat deflasi bulanan Juli 2026 sebesar 0,14%. Penyebab utama adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami deflasi 0,89% dengan andil 0,26%. Komoditas yang paling besar mendorong deflasi adalah bawang merah (andil 0,11%), diikuti cabai merah dan cabai rawit (masing-masing 0,06%), telur ayam ras dan tomat (masing-masing 0,03%), serta jeruk (0,02%).
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono, penurunan harga komoditas tersebut terjadi karena musim panen di sentra utama produksi, seperti bawang merah di Malang, Brebes, dan Kendal. Selain komoditas pangan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga berkontribusi terhadap deflasi sebesar 0,06%, yang didorong oleh penurunan harga emas dan perhiasan secara bulanan sebesar 3,58% dengan andil deflasi 0,08%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.17
RI Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Membaca Arti Deflasi Juli 2026: Pasokan Melimpah atau Daya Beli Lesu?
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 21.40
Langka! Pertama Kali dalam Empat Tahun, Bali Alami Deflasi pada Juli, Sebegini
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.35
BPS: RI Deflasi 0,14 Persen pada Juli 2026
Berita terkait
Harga Cabai Rawit-Perhiasan Emas Turun Bikin RI Deflasi 0,14%
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 14.12
Deflasi Juli 2026: Pangan Murah, tapi Biaya Sekolah Naik
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.17
BPS Ungkap Alasan Bensin Masih Picu Inflasi Juli 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.49
BPS: Indonesia Alami Deflasi 0,14% di Juli 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.48