Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Langka! Pertama Kali dalam Empat Tahun, Bali Alami Deflasi pada Juli, Sebegini

Provinsi Bali mencatatkan deflasi sebesar 0,51 persen secara bulanan pada Juli 2026, menandai kali pertama dalam empat tahun terakhir fenomena ini terjadi pada bulan Juli. Menurut Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan, faktor utama penyebab deflasi adalah melimpahnya pasokan hasil panen pada komoditas pangan, yang memiliki bobot kebutuhan masyarakat yang sangat tinggi.

Deflasi pada Juli 2026 didorong terutama oleh dua kelompok pengeluaran. Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan deflasi sebesar 2,34 persen dan memberikan andil deflasi sebesar 0,75 persen. Sementara itu, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mencatatkan deflasi sebesar 0,66 persen dengan andil terhadap deflasi sebesar 0,06 persen.

Fenomena deflasi ini dianggap signifikan karena biasanya bulan Juli tidak pernah mengalami deflasi dalam empat tahun terakhir. Kombinasi pasokan pangan yang melimpah dan tingginya kebutuhan masyarakat pada komoditas tersebut menciptakan tekanan deflasi yang kuat pada konsumsi bulanan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait