Iran Sebut AS Keliru Menganggap Negosiasi Sebagai Tindakan Mendikte
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menuduh Amerika Serikat (AS) keliru menganggap proses negosiasi sebagai bentuk mendikte, menurut pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada 1 September. Baghaei menyatakan bahwa pendekatan agresif AS tidak akan berhasil menghadapi Iran dan menuduh Washington bertindak dengan 'itikad buruk' serta terjebak dalam kesalahan strategis. Menyinggung serangan AS terbaru terhadap Pulau Khark, Baghaei menegaskan bahwa pasukan Iran siap merespons setiap aksi serangan lanjutan. Ia juga menyampaikan bahwa AS telah melanggar Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang sebelumnya ditandatangani oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dengan menyatakan bahwa komitmen AS dalam perjanjian tersebut tidak dihormati sekitar tiga minggu setelah penandatanganan. Baghaei menambahkan bahwa Iran akan menilai langkah selanjutnya terkait perjanjian tersebut berdasarkan dinamika yang ada, sambil menuduh AS terus menerapkan sanksi, blokade laut, dan 'perang ekonomi' terhadap Iran. Meskipun ketegangan masih tinggi, Iran menyatakan kesiapan untuk tetap menggunakan diplomasi guna melindungi kepentingan nasionalnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 21.48
Iran Sebut AS Salah Besar Karena Gunakan Negosiasi untuk Mendikte
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 19.04
Presiden Iran: Tekanan dan Ancaman AS Berisiko Gagalkan Diplomasi
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.32
Iran tak Tutup Pintu Damai, Pezeshkian Tunggu Komitmen AS
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
Berita terkait
Menlu Araghchi Sebut Netanyahu Menipu AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 06.00
Presiden Pezeshkian Sebut Melanjutkan Perang dengan AS Tidak Sejalan dengan Kepentingan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 05.00
Gedung Putih Bilang Tidak Sedang Negosiasi dengan Iran, Semua Opsi Tetap Terbuka
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 08.00
Iran Sangat Mengharapkan Amerika Serikat Penuhi MoU demi Selesaikan Konflik
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 17.24