Jaksa Heran Pejabat Bea Cukai Berdalih Tak Nyaman, tapi 4 Kali Terima Amplop
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jaksa KPK heran dengan dalih Kepala Seksi Intelijen Cukai Budiman Bayu Prasojo yang mengaku tidak nyaman menerima amplop berisi uang, namun tetap menerimanya sebanyak empat kali. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Bayu baru menolak pada pemberian kelima. Jaksa mempertanyakan logika tersebut karena jika tidak nyaman seharusnya menolak sejak awal. Bayu berdalih merasa sudah saatnya berubah. Kasus ini bagian dari suap dan gratifikasi di Ditjen Bea Cukai yang melibatkan tiga pejabat lainnya: Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan. Mereka didakwa menerima total Rp 78,8 miliar dari PT Blueray Cargo untuk mengurus impor. Tiga petinggi Blueray telah divonis: John Field 2 tahun penjara, Deddy Kurniawan Sukolo 1,5 tahun, dan Andri 1,5 tahun, masing-masing dengan denda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 13.34
Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,7 M
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 15.03
KPK: Bupati Pemalang Urus Kasus Dugaan Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 19.59
KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, Sita Pajero Sport Istri Kedua
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 19.43
Geisz Chalifah Buka Suara Usai Diperiksa KPK soal Gratifikasi di Kukar
Berita terkait
KPK Ingatkan Jangan Ada Upaya Intimidasi ke Saksi Kasus Bea Cukai
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 10.04
Kortastipidkor Polri Buka Suara Soal Status Hukum Pejabat Bea Cukai Dedi Congor
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.44
Eks Kepala Bea Cukai Marunda Jadi Tersangka Gratifikasi
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.25
KPK Geledah Rumah ASN hingga Anggota DPRD Bengkulu
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.55