KAGEOGAMA Dorong Kekayaan Geologi Indonesia Jadi Sumber Kedaulatan Nilai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ikatan Alumni Teknik Geologi UGM (KAGEOGAMA) mendukung pembentasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) oleh pemerintah sebagai fondasi Indonesia Reference Price. BMKS diproyeksikan memperkuat transparansi dan daya tawar harga komoditas mineral Indonesia. Ketua KAGEOGAMA periode 2024-2027, Sonny Yudhistira, menyatakan BMKS bukan hanya mekanisme transaksi, tetapi juga cara menerjemahkan kekayaan geologi Indonesia menjadi nilai ekonomi yang baik untuk bangsa. Kebutuhan BMKS terlihat dari temuan PT DSI yang mengidentifikasi lebih dari 6.500 transaksi ekspor dalam 2 bulan 13 hari. Presiden Prabowo menyebut potensi tambahan US$5 miliar dari perbedaan harga pada Sidang Tahunan MPR pada 14 Agustus 2026. Pemerintah menargetkan BMKS beroperasi pada 1 Januari 2027 di bawah pengawasan OJK, sebagai instrumen membangun harga referensi komoditas Indonesia. KAGEOGAMA menekankan prinsip tata kelola berbasis ilmu, transparan, kompetitif, dan dapat dipercaya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 21.48
OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.38
OJK melantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Bursa Mineral
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.11
OJK Umumkan Pejabat Baru Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.33
OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Berita terkait
OJK Tetapkan Modal Minimum Bursa Mineral Rp 1 Triliun
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 08.55
Sebelum Masuk Bursa, Mineral dan Komoditas RI Wajib Lulus Uji Mutu dan Kuantitas
kumparan · 20 September 2026 pukul 14.30
OJK: Bursa Mineral Wajib Punya Modal Disetor Minimal Rp1 Triliun
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 11.01
OJK Terbitkan 2 Aturan Baru untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategi
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 10.57