Kasus Korupsi Unsoed Memprihatinkan, DPR Sebut Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan keprihatinan atas penangakapan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang diduga terlibat pengondisian penerimaan mahasiswa baru. Kasus ini menyoroti praktik suap di dunia perguruan tinggi yang tidak boleh terjadi. Lalu menegaskan penerimaan mahasiswa harus objektif, transparan, akuntabel, dan berbasis prestasi, bukan kedekatan atau kemampuan membayar. Ia mengharapkan kasus ini menjadi momentum reformasi sistem penerimaan, khususnya jalur mandiri, demi menjaga kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 12.45
Kasus Korupsi di Unsoed, DPR Tegaskan Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 10.50
Dugaan Korupsi Penerimaan Maba Jalur Mandiri Unsoed Bikin Indonesia Darurat Intelektual
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 14.15
DPR Soal Kasus Korupsi Unsoed: Pendidikan Tinggi Bukan Ruang Transaksi
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.14
DPR Buka Pintu bagi AMPB Salurkan Aspirasi RUU Perampasan Aset lewat Komisi III
Berita terkait
KPK Geledah Rektorat Unsoed, Sita Dokumen
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 20.28
KPK Geledah Rumah dan Rektorat Unsoed, Sita Barang Bukti Titipan Penerimaan Mahasiswa
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 20.22
Kata KPK dan Unsoed soal 73 Kuota Calon Maba Jerat Rektor Tersangka
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 08.25
Mendiktisaintek Tunjuk PLH Rektor Unsoed, Penerimaan Mahasiswa Bakal Dievaluasi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 05.12