Kasus Suap Bengkulu: KPK Periksa Bendahara PUPR Terkait Temuan Rp4 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mendalami dugaan korupsi di Dinas PUPR Kota Bengkulu, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan pengadaan barang serta jasa. Pada Senin, 24 Agustus 2026, penyidik memeriksa dua saksi: Beti Emilia (bendahara Dinas PUPR) dan Agus Suhendra Wijaya (kepala bidang sumber daya air). Beti Emilia dimintai keterangan terkait pengelolaan keuangan dan asal-usul uang tunai Rp4 miliar yang disita dari kediaman Kepala Dinas PUPR, Noprisman. Agus Suhendra Wijaya juga diperiksa terkait hasil penggeledahan di rumahnya dan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 13.15
KPK Periksa Bendahara Dinas PUPR Bengkulu, Usut Temuan Uang Rp 4 Miliar
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.06
Periksa Bendahara PUPR Bengkulu, KPK Cecar Temuan Rp 4 M di Rumah Noprisman
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 13.36
Periksa Bendahara Dinas PUPR Kota Bengkulu Terkait Kasus Korupsi Rejang Lebong, KPK Dalami Temuan Uang
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.15
Stafsus Raja Juli Mangkir Panggilan KPK soal Kasus Bupati Kuansing
Berita terkait
KPK Geledah Rumah ASN hingga Anggota DPRD Bengkulu
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.55
KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Bengkulu dan ASN Dinas PUPR
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.04
KPK Lakukan Penggeledahan di Kota Bengkulu
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.40
Usut Kasus Baru, KPK Periksa Kadis PUPR dan Anggota DPRD Kota Bengkulu
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.27