Ketua/Pendiri NCBI, Jakarta Juliaman Saragih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua/Pendiri NCBI, Jakarta Juliaman Saragih menyatakan ada tiga klaster besar Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terkait pembukaan blokir Hak Guna Bangunan (HGB) Summarecon Bogor dan peralihan hak atas 12 Sertifikat Hak Milik (SHM) warga. Ketiga klaster meliputi skema mafia tanah, rent seeker dari promosi dan mutasi jabatan serta layanan pertanahan di Kementerian ATR/BPN dan Kantor Pertanahan, serta dugaan suap/gratifikasi senilai Rp 106,3 miliar -- terbesar dalam sejarah OTT KPK. KPK telah menggeledah kantor PT Summarecon Agung Tbk, PT KCJA, BBE, serta tiga ruang inti layanan pertanahan ATR/BPN untuk membongkar praktik mafia tanah dan eksistensi gurita korupsi di pusat kendali pertanahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 11.00
KPK Ungkap Komunikasi Bupati Bolmut dengan Pihak Swasta Sebelum OTT
JawaPos · 23 September 2026 pukul 10.30
KPK Dalami Kegiatan Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum Terjerat OTT
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.41
KPK Tegaskan Tidak Pilih-pilih Kasus dalam Penindakan Korupsi
Detik.com · 23 September 2026 pukul 06.32
OTT KPK di Boltara Berujung Bupati Sirajudin Jadi Tersangka Sendirian
Berita terkait
Saat KPK Maraton Geledah Kantor Summarecon-Rumah Dirjen PPTR BPN
kumparan · 19 September 2026 pukul 08.53
KPK Geledah Kantor Summarecon Terkait Kasus Mafia Tanah di KemenATR/BPN
kumparan · 18 September 2026 pukul 14.22
Presdir Kena OTT, KPK Geledah Kantor Summarecon Agung (SMRA)
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.15
Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 11.40