Kortas Tipikor Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kortas Tipikor Polri meminta hakim menolak praperadilan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Febrie mengajukan praperadilan setelah ditetapkan tersangka dalam tiga kasus: ASABRI (korupsi dan TPPU bersama Don Ritto), temuan barang bukti 74 kg emas dan uang tunai ratusan miliar rupiah (TPPU bersama Nurman Herin), serta dugaan korupsi di PT Krakatau Steel dan pengadaan batu bara PLTU. Polri menyerahkan penanganan kasus ini ke Kejagung. Dalam termohon, Polri meminta hakim menerima seluruh jawaban, membenarkan surat penetapan tersangka, penggeledahan, dan penyitaan sebagai sah. Hakim akan memutuskan apakah praperadilan Febrie diterima atau ditolak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 13.20
Polri Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Sudah Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.50
Sidang Praperadilan, Polisi Tegaskan Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti Tetapkan Febrie Adriansyah Tersangka
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.12
Kortas Tipikor Sebut Dalil Korupsi dan TPPU Febrie Bukan Ranah Praperadilan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 10.15
Praperadilan Kedua Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Penetapan Tersangka oleh Kejagung Bakal Diuji
Berita terkait
Praperadilan, Febrie Adriansyah Gugat Penetapan Tersangka hingga Penyitaan
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.08
Sidang Perdana Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 10.48
Polri Jawab Praperadilan Febrie, Jelaskan Alasan Limpahkan Perkara ke Kejagung
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
Jawab Praperadilan Febrie, Polri Tegaskan Kantongi Lebih dari 2 Alat Bukti
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.39