KPK Banding Vonis 2 Tahun Abdul Wahid
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5553289/original/016345400_1775927447-10.jpg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara terhadap Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Vonis ini dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru pada 30 Juli 2026, yang lebih ringan dari tuntutan jaksa. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa permohonan banding diajukan ke Pengadilan Tinggi Riau melalui Pengadilan Tipikor pada Selasa (4/8/2026). KPK menilai putusan hakim perlu diuji kembali setelah kajian terhadap pertimbangan hukum dan amar putusan. Tim Jaksa Penuntut Umum akan menyusun memori banding dengan argumentasi yuridis sebagai dasar untuk pemeriksaan kembali oleh Pengadilan Tinggi. Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 3 November 2025, yang melibatkan Abdul Wahid dan delapan orang lain. Pada 5 November 2025, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, termasuk Arief Setiawan dan Dani M. Nursalam. Pengembangan kasus berlanjut dengan penetapan Marjani sebagai tersangka pada 9 Maret 2026. Selain KPK, Abdul Wahid juga mengajukan banding terhadap vonis yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.14
KPK Ajukan Banding atas Putusan 2 Tahun Penjara Gubernur Riau
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.20
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Banding
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 12.09
KPK Ajukan Banding Vonis 2 Tahun Gubernur Riau Abdul Wahid
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.44
Sidang Perdana Kasus Kuota Haji Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus
Berita terkait
Perkara Suap, Eks Ketua PN Depok Dituntut KPK Lebih Rendah dari Wakilnya
Detik.com · 21 September 2026 pukul 15.06
Faizal Assegaf Ngamuk ke Jaksa KPK dan Hakim di Sidang Kasus Bea Cukai
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.50
Faizal Assegaf Serang Jaksa di Sidang Bea Cukai, Hakim Sampai Skors Persidangan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.43
Tangis Eks Pejabat Bea Cukai Pecah saat Cerita Korbankan Diri Demi Atasan
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.52