KPK Beri Sinyal, Ajudan Menhut dan Kapolres Kuansing Siap-Siap Saja
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memeriksa ajudan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) AKBP Hidayat Perdana dalam kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Kuansing nonaktif Suhardiman Amby. Pemeriksaan ini terkait pengembalian amplop yang diduga berisi uang panas sebesar 14.000 dolar Singapura dari Suhardiman kepada Raja Juli Antoni. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, terdapat selisih sebesar 2.000 dolar Singapura antara jumlah yang diberikan dan yang dikembalikan, sehingga penyidik perlu menggali keterangan terkait mekanisme dan pihak-pihak yang terlibat dalam proses pengembalian tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenaran dan kepatuhan terhadap proses hukum yang sedang berlangsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.41
KPK Periksa Lagi Ketua DPRD Kuansing di Kasus Suap Bupati Suhardiman
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 17.05
Menhut Raja Juli Bungkam Ditanya soal Amplop Bupati Kuansing
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.19
KPK Ungkap Selisih SGD 2.000 di Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.26
Bupati Ponorogo Sugiri Divonis 6,5 Tahun di Kasus Suap Jabatan
Berita terkait
KPK Duga Stafsus Menhut Tahu Proses Penerimaan dan Pengembalian Amplop
Detik.com · 8 September 2026 pukul 23.13
Stafsus Raja Juli Mangkir Panggilan KPK soal Kasus Bupati Kuansing
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.15
Ditanya Kapan Periksa Menhut Terkait Amplop, Ketua KPK Bilang Begini
Detik.com · 8 September 2026 pukul 09.12
Penyidikan Rampung, Penyuap Bupati Kuansing Segera Disidang
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.45