KPK Buka Suara soal Raja Juli Belum Dipanggil di Kasus Bupati Kuansing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa pemanggilan saksi seperti Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam kasus dugaan korupsi Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, bukan soal berani atau tidak, melainkan berdasarkan kebutuhan bukti bagi penyidik. Hal ini diungkapkan oleh Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, yang menekankan proses hukum mengutamakan due process of law.
KPK sedang menangani kasus dugaan suap pengisian jabatan perangkat daerah dan penerimaan gratifikasi di Kabupaten Kuansing tahun 2021-2026. Penyidik masih memverifikasi uang yang dipungut Bupati Suhardiman dari anggota KUD, yang diduga sebagian ditukar ke dolar Singapura untuk diberikan kepada Raja Juli. Uang itu dikembalikan dan dilaporkan sebagai penolakan gratifikasi, tetapi KPK menolak laporan tersebut.
Sementara itu, tiga tersangka sudah ditahan KPK, yaitu Bupati Kuansing Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Zulkarnain, dan Direktur PT Mitra Ideal Consultant Ardiles. Mereka didakwa dengan pasal dalam UU Tipikor dan KUHP terkait dugaan suap dan gratifikasi. Penyidikan berlanjut untuk mengidentifikasi bukti yang cukup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 07.25
4 Berita Hukum Pekan Ini: JPU Perbaiki Dakwaan Dokter Tifa hingga Putusan MK soal Program MBG
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 09.51
Ditantang Panggil Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.26
KPK Bakal Kembangkan Perkara DJKA Medan, Telah Gelar Perkara
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 19.20
Berkas Tebal Dakwaan Yaqut Dilimpahkan, Sidang Tinggal Menunggu Waktu
Berita terkait
Usut Selisih Uang Amplop, Ajudan Raja Juli hingga Polisi Dibidik KPK
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.41
Usut Selisih Uang Amplop, Ajudan Raja Juli hingga Polisi Masuk Bidikan KPK
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.30
Penjelasan KPK soal Sisa Uang Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 06.06
6 SP3 Diterbitkan KPK pada 2025-2026, Ini Daftar Perkaranya
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 12.19