Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

KPK menggeledah 15 lokasi terkait kasus pemerasan yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro. Penggeledahan berlangsung sejak Rabu (5/8) hingga Sabtu (8/8), meliputi sepuluh rumah di Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, dan satu rumah di Semarang. Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penyidik menyita sejumlah dokumen terkait proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pemalang, barang bukti elektronik berupa handphone dan file, serta rekaman CCTV dari sebuah hotel di Magelang.

Anom ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di sebuah hotel di Jakarta. Dalam OTT itu, KPK mengamankan 21 orang dan barang bukti senilai Rp2,7 miliar. Rinciannya: uang tunai Rp300 juta di rumah Mohamad Haris, Rp80 juta di 'rumah media', rekening atas nama Mohamad Haris yang diduga penampung senilai Rp670 juta, serta satu koper berisi Rp451 juta di dalam mobil Anom. KPK juga menemukan uang lain di mobil dan rumah pemenangan saat pilkada. KPK membuka peluang mengembangkan perkara ke arah gratifikasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait