KPK Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Terkait Pengembangan Kasus Suap Ade Kuswara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota Polri Yayat Sudrajat alias Lippo di kawasan Raffles Hills, Depok, terkait dugaan suap ijon proyek yang melibatkan Bupati nonaktif Bekasi Ade Kuswara. Penggeledahan ini dilakukan setelah penyidik memeriksa Yayat di gedung KPK di Jakarta Selatan. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan dokumen dan barang bukti elektronik yang diduga relevan dengan penyidikan kasus ini. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa analisis terhadap barang bukti akan dilakukan, serta konfirmasi terhadap saksi-saksi lain masih dalam proses. Yayat diduga menerima uang dari pihak swasta Sarjan yang juga terlibat dalam kasus ini. Penyidik sedang mendalami dugaan penerimaan uang yang dilakukan Yayat dari Sarjan, yang merupakan kontraktor proyek di Kabupaten Bekasi. Kasus ini sebelumnya berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 18 Desember 2020, yang menetapkan tiga orang sebagai tersangka: Ade Kuswara, ayahnya H.M Kumang, dan Sarjan. Mereka dituduh melanggar Pasal 12a atau Pasal 11 dan 12B UU Tipikor, sementara Sarjan sebagai pemberi suap diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.11
KPK Geledah Rumah Mewah di Cibubur Terkait Kasus Ade Kuswara
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 14.57
KPK Buka Sprindik Baru di Kasus Suap Ijon Bupati Bekasi Ade Kuswara
Detik.com · 10 September 2026 pukul 13.53
KPK Terbitkan Sprindik Baru di Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.09
Usai Rumahnya Digeledah, Bos PT CMC Dipanggil di Kasus Bupati Rejang Lebong
Berita terkait
KPK Cari Tahu Pembelian Mercy CLA 200 untuk Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy
VOI · 10 September 2026 pukul 15.27
Kasus Suap Proyek NTB, KPK Panggil Tiga Saksi dari PT AMGM
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 14.09
2 Anggota DPRD Kota Bengkulu Lagi-lagi Dipanggil KPK Terkait Pengembangan Kasus Rejang Lebong
VOI · 7 September 2026 pukul 12.15
KPK Cecar Anggota DPRD Kota Bengkulu Bambang Hermanto Terkait Dugaan Aliran Duit
VOI · 4 September 2026 pukul 19.53