KPK Panggil Anak Eks Pejabat Pajak Mohamad Haniv di Kasus Gratifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Feby Paramita, anak Mohamad Haniv mantan Kepala Kanwil DJP Jakarta Khusus (2015-2018), sebagai saksi kasus gratifikasi. Namun, Feby tidak hadir karena berada di luar negeri, sehingga pemeriksaan ditunda. KPK menyelidiki aset Haniv yang diduga berasal dari korupsi, termasuk permintaan sponsorship fashion show anaknya lewat email ke wajib pajak. Perusahaan WP Jakarta memberikan Rp400 juta, sementara di luar WP Rp300 juta. Selain itu, Haniv diduga menerima gratifikasi dalam valas melalui perantara BSA, total Rp20,7 miliar, termasuk deposito Rp10 miliar dan tukaran uang Rp10 miliar. Kasus ini menyerangnya Pasal 12B UU Tipikor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.23
KPK Panggil Anak Eks Pejabat Pajak Haniv Terkait Kasus Gratifikasi Rp 20,7 M
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.23
KPK Panggil Anak Eks Kakanwil DJP Jakarta Haniv, Jadi Saksi Kasus Gratifikasi
JawaPos · 28 September 2026 pukul 16.30
KPK Diam-diam Pantau Isu Terkait "Hunian Mewah" di Lapas Cibinong
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 16.20
Dugaan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Dipantau KPK
Berita terkait
Dugaan Gratifikasi Rp20 M, KPK Telusuri Aset Eks Pejabat Pajak DKI
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.27
KPK panggil empat saksi kasus mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus
ANTARA News · 10 September 2026 pukul 14.01
Telusuri Aset Eks Pejabat Pajak, KPK Periksa Lima Saksi
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 12.03
KPK Periksa Karyawan PT SCGU & PT Dua Sigma di Kasus Haniv
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 11.16