KPK Sebut Dana Operasional Fiktif Era Lukas Enembe Capai Triliunan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap dugaan pencairan dana operasional fiktif di lingkungan Pemprov Papua era Gubernur Lukas Enembe yang mencapai triliunan rupiah. Berdasarkan pemeriksaan saksi dari Bank Mandiri, kasus penyalahgunaan wewenang ini diperkirakan merugikan negara sebesar Rp1,2 triliun.
Dana tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembelian jet pribadi. KPK kini fokus mengupayakan perampasan aset meskipun Lukas Enembe telah meninggal dunia. Penyidik juga telah memeriksa saksi dari penyedia jasa money changer di Jakarta untuk mendalami aliran dana tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 September 2026 pukul 14.00
KPK Usut Pencairan Dana Fiktif Gubernur Papua Tahun 2022: Nilainya Triliunan
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 11.56
KPK Dalami Dugaan Dana Operasional Fiktif Gubernur Papua
Detik.com · 21 September 2026 pukul 11.13
KPK Duga Dana Operasional Fiktif Zaman Lukas Enembe Capai Triliunan
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 13.13
KPK Menduga Ada Pencairan Dana Operasional Fiktif Gubernur Papua, Nilainya Triliunan
Berita terkait
KPK telusuri dana operasional Gubernur Papua diduga fiktif
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 11.31
Tunggu Proses Politik, Nusron Wahid Tak Akan Bisa Kabur dari KPK: Aliran Dana Begitu Kuat...
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 00.00
Empat Eks Kepala Departemen LPEI Divonis 6 Tahun Penjara
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 23.20
KPK Kembali Geledah Rumah Ipda Yayat Sudrajat terkait Kasus Ade Kuswara
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 22.57