KPK Sudah Wanti-Wanti ATR/BPN Sebelum OTT Kasus HGB Summarecon
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengaku sudah memberikan early warning kepada Kementerian ATR/BPN sebelum OTT kasus suap HGB Summarecon. Peringatan diberikan melalui skor Survei Penilaian Integritas (SPI) yang menurun dari 71,30 poin pada 2024 menjadi 69,71 pada 2025. Penurunan terjadi pada komponen eksternal dan eksper/ahli, terutama pada dimensi transparansi dan keadilan layanan. KPK tetapkan delapan tersangka, termasuk mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Presiden Direktur PT Summarecon Adrianto Pitojo Adhi. Dalam operasi senyap, KPK menangkap 19 orang dan menemukan barang bukti berupa Rp106,3 miliar di rumah tersangka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.38
Kasus Suap HGB Kementerian ATR: KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 13.16
KPK geledah kantor Summarecon Bogor terkait kasus korupsi ATR/BPN
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 01.20
Nusron Wahid Tak Mengetahui Skandal Korupsi HGB? Abraham Samad dan Mahfud MD Kompak Bilang: Mustahil!
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 15.46
Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, KPK Tak Boleh Berhenti di Lapisan Paling Bawah
Berita terkait
KPK Sita SHGB hingga Dokumen Keuangan saat Geledah Kantor Summarecon di Jaktim
kumparan · 18 September 2026 pukul 18.07
Geledah Kantor Summarecon, KPK Bawa Sejumlah Barang
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 18.03
KPK Periksa Gus Arif dan Fahd A Rafiq Terkait Kasus HGB Summarecon
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.45
Mahfud Bilang Mustahil Nusron Wahid Tak Tahu Suap HGB, KPK Jawab Begini
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 12.30