KPK Ungkap Alasan Jerat Rektor Unsoed Pakai Pasal Pemerasan dan Gratifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menetapkan 6 tersangka, termasuk Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Norman Arie Prayogo, atas kasus pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri Fakultas Kedokteran Unsoed. Dugaan pemerasan terjadi karena adanya relasi kuasa, di mana Sodiq meminta uang Rp 650 ribu per orang tua calon mahasiswa. Dari 245 kuota jalur Mandiri, 73 kuota khusus disiapkan untuk orang tua yang menyerahkan uang. Uang pemerasan awalnya dikumpulkan melalui perantara Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, lalu dikembalikan ke orang tua melalui Mulyono (keponakan Sodiq) dengan mengalihkan pembayaran ke proyek pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. Sodiq juga diduga memperoleh Rp 680 juta melalui Mulyono dan membeli tiga bidang tanah atas namanya. Selain itu, Eko Sumanto (Kepala Bagian Akademik) dituntak melakukan komunikasi dengan pengepul dan menerima Rp 1,12 miliar dari orang tua calon mahasiswa, lalu memberikan akses user ID untuk otorisasi mahasiswa yang sudah membayar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.43
Gratifikasi Rektor Unsoed, KPK Buka Suara Nasib Mahasiswa yang Diperas
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.11
Kasus Dugaan Korupsi Petinggi Unsoed Mencoreng Dunia Kampus
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 08.10
Fakta-fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Maba yang Jerat Rektor Unsoed
Berita terkait
KPK Panggil Wakil Rektor, Guru Besar, hingga Dosen Unsoed
kumparan · 15 September 2026 pukul 16.28
KPK Telusuri Jumlah Total Maba Unsoed Hasil Pemerasan Rektor
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 08.20
Alasan KPK Tak Jerat Ortu Calon Maba Jadi Tersangka di Kasus Rektor Unsoed
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.26
KPK Geledah Kantor Dinas dan BKAD Kota Madiun, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.08